Labuhan Batu Utara -- Al Ustadz Ahmad salah satu pimpinan pondok pesantren Al-ikhsan desa sidua dua kecamatan Kualuh selatan kabupaten labuhan batu Utara provinsi sumatera Utara Senin pagi 30 Maret tahun 2025 menjadi Khotib di Masjid Muhajirin desa si dua dua dusun tujuh kecamatan Kualuh selatan kabupaten labuhan batu Utara.
" Dalam khutbah nya Al Ustadz Ahmad mengatakan dan mengajak kepada seluruh jamaah Aidil Fitri pertama untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan memaksa diri untuk Taqwa kepada Allah SWT .karena manusia di ciptakan untuk bertaqwa kepada Allah SWT Dan marilah kita untuk memaknai Bulan Ramadhan apa yang di kehendaki di bulan Ramadhan untuk menahan nafsu dan diri. Hidup kita ini bukan saja semata untuk mengejar dunia menumpuk harta tapi kita gunakan hidup ini untuk memperbanyak amal bekal untuk di Akhirat harta anak istri yang kita cintai tidak bisa membela kita di akhirat nanti kecuali amal Sholeh kita Sebut nya.
Masih kata ustadz, marilah saudara saudara kita selalu membaca Alquran dan memaknai isi kandungan Alquran di dalam kehidupan sehari-hari oleh karena itu dengan sering membaca Alquran nanti di Yaumil hisab akan menjadi syafaat dan penolong kita dan marilah kita saling memupuk tali silaturahmi dan kekeluargaan di bulan Ramadhan kita menahan nafsu pedihnya tidak makan sebagai gambaran pada saudara saudara kita yang di luar sana mungkin kurang beruntung hidupnya oleh karena itu kita peduli kepada saudara saudara kita itu ucapnya.
" Dalam kesempatan yang sama sambutan Bupati kabupaten labuhan batu Utara Dr Hendriyanto Sitorus SE MM di bacakan secara tertulis mengucap kan selamat hari raya Aidil Fitri Mohon maaf lahir dan batin tahun 1446 H dan mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk memupuk tali persaudaraan dan kerukunan di tengah tengah masyarakat dan mendukung pemerintah daerah untuk kesinambungan pembangunan di kabupaten labuhan batu Utara ini.
"Hadir dalam sholat Aidil Fitri itu selain Ustadz yang menjadi Khotib yaitu seluruh lapisan masyarakat kaum muslimin dan muslimat yang hadir saat itu.
Sukisno